Selamat Datang Di Website Lawupost.com (Menyatukan Inspirasi Dan Motivasi) Tak Sekadar Pembangunan Dana Desa Kejar Pemerataan Ekonomi | Lawu Post

Tak Sekadar Pembangunan Dana Desa Kejar Pemerataan Ekonomi

Selasa, 09 Oktober 20180 komentar

Ciamis (LawuPost.Com) Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kemasyarakatan Desa, Aman, SSTP, M.Si, mengatakan, pemerintah Indonesia tengah gencar mengatasi kesenjangan, salah satunya melalui program dana desa. Bukan sekedar memastikan pembangunan itu dilaksanakan, dana desa juga disalurkan dalam rangka mengejar pemerataan ekonomi.

Indonesia telah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi Nomor 16 dunia. Indonesia adalah negara besar dengan jumlah desa yang cukup fantastis yakni 74.957 desa dan terdiri lebih dari 17.000 pulau. Untuk mengurangi kesenjangan dan mencapai pemerataan, pemerintah memberikan anggaran dengan porsi yang lebih besar kepada daerah. Porsi anggaran ini akan selalu ditingkatkan sesuai dengan kesiapan daerah.

Program padat karya tunai dana desa yang digalakkan sejak tahun 2018 memberikan dampak bagi penyedia lapangan kerja di desa. Menurutnya, hal tersebut membantu mengurangi jumlah urbanisasi atau berpindahnya masyarakat desa ke kota. “Jadi lapangan pekerjaan di pedesaan tersedia dengan baik. Sehingga saya yakin berpengaruh pada pengurangan jumlah urbanisasi, “ujarnya ketika di klarifikasi tim Lawu News di ruanganny, Kamis (16/8).

Aman mengakui belum adanya survei secara keseluruhan yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak padat karya tunai dana desa dalam mengurangi angka urbanisasi. Namun sulitnya mencari tenaga kerja informal menjadi indikator terjadinya pengurangan mobilitas penduduk dari desa ke kota. “Kita lihat sekarang sudah adanya perubahan yakni sulitnya mencari asisten rumah tangga, supir, dan lain-lain. Ini juga suatu indikator, “ujarnya.

Untuk program prioritas dana desa tahun 2019 menurutnya, masih akan tetap menggunakan sistem padat karya tunai. Selain itu, dana desa tahun 2019 juga akan diarahkan untuk pengembangan ekonomi perdesaan, terutama terkait penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Kita ingin mendorong desa-desa di Kabupaten Ciamis menjadi desa yang mandiri. Kita ingin ke depan, dana desa bisa menciptakan model pembangunan desa untuk dijadikan contoh pada desa yang lain, “ujarnya.

Ia menjelaskan, desa mandiri adalah salah satu kriteria desa yang mana desa tersebut mampu mengatasi permasalahan desa secara mandiri baik permasalahan ekonomi maupun infrastruktur.

Para Kepala Desa, kata Aman, diharapkan selalu kordinasi dan komunikasi dengan dinas instansi terkait guna bersinergisnya program yang masuk ke desa. Saat ini sudah banyak bantuan yang masuk ke Pemerintah Desa, baik dari pemerintah daerah, provinsi dan pusat, dan itu harus dimanfaatkan dengan efektif. “Pemerintah Desa untuk selalu kordinasi dan komunikasi agar sinergisnya program-program yang ada di desa. Banyak bantuan yang masuk ke desa di bidang pendidikan dan kesehatan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga membuat desa makin maju, “katanya.

_________________________________
Team Redaksi www.lawupost.com
Reporter/Editor : Mamay
Share this article :

Posting Komentar

NUSANTARA BERSATU

NUSANTARA BERSATU

KODAM III/ Siliwangi

EDISI TABLOID CERDAS

EDISI TABLOID CERDAS
 
Support : Creating Website | Lawupost | Lawupost Template
Copyright © 2011. Lawu Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Lawupost Template
Proudly powered by Lawupost