Selamat Datang Di Website Lawupost.com (Menyatukan Inspirasi Dan Motivasi) Kadis Pendidikan Sulsel Salam Soba : Mari Sebarkan Praktik Baik Pendidikan ke Semua Sekolah | Lawu Post

Kadis Pendidikan Sulsel Salam Soba : Mari Sebarkan Praktik Baik Pendidikan ke Semua Sekolah

Rabu, 12 Agustus 20150 comments

Makassar (LawuPost) Praktik-praktik baik dalam pendidikan, yaitu kegiatan yang bisa dianggap sebagai contoh yang patut ditiru dalam pembelajaran dan manajemen sekolah, harus disebarkan ke sekolah-sekolah lain, sehingga peningkatan kualitas pendidikan bisa merata di daerah, demikian menurut Salam Soba, Kadis Pendidikan Sulsel.

 “Sekolah -sekolah di Bantaeng yang sudah dilatihkan Manajemen Berbasis Sekolah, dan dianggap maju dalam MBS, seyogyanya menyebarkan praktik baiknya tersebut ke sekolah-sekolah di luar kabupaten Bantaeng,” ujarnya membuka kegiatan modul III Praktik yang Baik dalam Pembelajaran dan Manajemen di Hotel Horison Makassar yang akan berlangsung dari tanggal 11 sampai 19 Agustus 2015. 

Inovasi-inovasi telah mulai  bermunculan di sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS setelah mendapatkan bantuan teknis pelatihan peningkatan kapasitas pendidik pada pembelajaran dan manajemen sekolah. Beberapa sekolah telah memakai metode pembelajaran yang variatif dan manajemen sekolah yang terbuka dan transparan. Namun menurut Provincial Coordinator USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, Jamaruddin, sekolah  perlu mendokumentasikan semua praktik baik tersebut dalam bentuk tulisan, foto, atau video, agar bisa disebarkan dan dicontoh oleh para pendidik lain yang tidak menikmati program.  “Menulis adalah kegiatan penting untuk menyimpan semua praktik baik yang telah dilakukan, dan bisa menjadi pedoman  pendidik lain untuk menirunya,” ujarnya.  

Agar  berkelanjutan, dia berharap,  praktik baik  dibudayakan, disebarkan  dan diinstitusionalisasikan dalam program-program, baik  dinas maupun UPTD. Lebih jauh,  dia juga berharap para pendidik yang sudah mengecap pelatihan, tidak lagi kebingungan dalam memilih metode yang tepat dalam mengantar sebuah pelajaran. “Salah satu kekurangan guru adalah miskin dalam ide-ide dan pendekatan dalam pembelajaran. Pembelajaran yang metodenya tidak variatif,  menjadikan  kelas tidak efektif dan pada akhirnya membuat apa yang disampaikan tidak terserap, ” ujarnya.  

Pelatihan untuk Pelatih Modul III tingkat provinsi ini merupakan kelanjutan pelatihan modul I dan II. Issu utama modul III adalah  para siswa  dididik memiliki ketrampilan informasi yang memadai. Mereka diajar menemukan informasi, memilih informasi yang relevan, mengolah, mengidentifikasi berbagai cara menyajikan informasi dan membuat laporan yang runut dan terstruktur. 

“Di tengah ledakan informasi di era globalisasi ini, ketrampilan informasi  sangat dibutuhkan. Siswa diharapkan bisa secara efektif dan cerdas memanfaatkan informasi yang diperolehnya untuk meningkatkan kapasitas diri dan ikut menjawab masalah-masalah lingkungannya sendiri,” ujar Jamaruddin.(Red)
Share this article :

Posting Komentar

NUSANTARA BERSATU

EDISI TABLOID CERDAS

EDISI TABLOID CERDAS
 
Support : Creating Website | Lawupost | Lawupost Template
Copyright © 2011. Lawu Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Lawupost Template
Proudly powered by Lawupost