BANDUNG -LAWUPOST.COM- Berawal dari pengalaman bekerja sebagai karyawan di bidang alat terapi di kawasan Parigi, Pangandaran, Yudi Anwar kemudian berupaya membangun usaha secara mandiri hingga berhasil mengembangkan layanan JamUn Medical di wilayah Bandung.
Yudi mengungkapkan, dirinya pernah bekerja sebagai karyawan yang menangani alat terapi tersebut di Parigi, Pangandaran. Dari pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya selama bekerja, muncul keinginan untuk membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Dalam proses merintis usaha tersebut, Yudi mendapatkan dukungan dari seorang warga negara Korea yang sebelumnya merupakan owner tempat Yudi bekerja. Dukungan tersebut menjadi salah satu motivasi bagi Yudi untuk berani membuka usaha sendiri.
“Awalnya saya pernah menjadi karyawan di Parigi, Pangandaran. Setelah mendapatkan pengalaman, saya mencoba membuka usaha sendiri. Alhamdulillah, dengan dukungan dan bantuan dari owner sebelumnya yang berasal dari Korea, saya bisa mulai merintis usaha ini,” ujar Yudi.
Berkat ketekunan dan konsistensi dalam menjalankan usaha, JamUn Medical yang dikelola Yudi kini telah memiliki dua lokasi layanan di wilayah Bandung Raya, yakni di Jalan Mochamad Toha, Kota Bandung, serta di kawasan Margahayu, Kabupaten Bandung, tepatnya di sekitar depan Lanud Sulaiman.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut juga cukup tinggi. Dalam satu hari, jumlah pengunjung yang datang untuk mencoba layanan terapi disebut dapat mencapai ratusan orang. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis. Bahkan, pengunjung yang rutin hadir dan tidak bolos berkesempatan mendapatkan hadiah.
Selain pelayanan terapi, Yudi juga memiliki program apresiasi bagi pengunjung yang rutin mengikuti kegiatan. Pengunjung yang hadir secara konsisten selama satu bulan tanpa bolos, menurut Yudi, berkesempatan mendapatkan hadiah berupa satu buah batu heksagonal.
Terkait batu heksagonal tersebut, Yudi menjelaskan bahwa benda tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung. Sementara mengenai berbagai manfaat atau khasiat yang dikaitkan dengan batu tersebut, informasi tersebut perlu dijelaskan berdasarkan keterangan dan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Yudi berharap keberadaan JamUn Medical dapat terus berkembang sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan terapi yang tersedia.
“Alhamdulillah, dari awal merintis sampai sekarang sudah berkembang dan memiliki dua cabang. Kami ingin terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Deddy)

