Klungkung (LawuPost )
Jelang Peringatan Hari buruh se-Dunia yang jatuh pada 1 Mei 2015 ,
Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra Wahyudi SiK, yang didampingi Kasat
Intrel Polres Klungkung AKP IMade Patra, S.Sos, melakukan koordinasi
dengan instansi terkait seperti TNI, Dinas Sosial Tenaga Kerja, Kesbang
Linmas, SPSI (Serikat pekerja seluruh Indonesia ), dan para pengusaha
pengguna tenaga kerja sekabupaten Klungkung.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada buruh, pada saat memperingati hari Mayday, walaupun di Klungkung nanti tidak akan ada unjuk rasa seperti yang terjadi didaerah lain, namun kita harus tetap waspada, terhadap sesuatu yang sipatnya mendadak.
“Kita sudah komitmen, agar seluruh Instansi terkait ikut dalam menjaga situasi di Klungkung ini agar tetap kondusip, dan kita sudah membuat posko Mayday, tempatnya di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga kerja Kabupaten Klungkung” ujar Kapolres Klungkung AKBP. FX Arendra Wahyudi SiK diruang kerjanya, Rabu, 29/4.
Kapolres Juga mengatakan bahwa polisi mempersilahkan melakukan aksi dihari mayday nanti namun tidak perlu ada anarkis,” tegasnya.
Kapolres Klungkung juga mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 402 personilnya serta dibantu Instansi terkait seperti TNI dan Sat Pol PP, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam peringatan hari buruh sedunia yang sering disebut dengan Mayday. (red/Polri)
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada buruh, pada saat memperingati hari Mayday, walaupun di Klungkung nanti tidak akan ada unjuk rasa seperti yang terjadi didaerah lain, namun kita harus tetap waspada, terhadap sesuatu yang sipatnya mendadak.
“Kita sudah komitmen, agar seluruh Instansi terkait ikut dalam menjaga situasi di Klungkung ini agar tetap kondusip, dan kita sudah membuat posko Mayday, tempatnya di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga kerja Kabupaten Klungkung” ujar Kapolres Klungkung AKBP. FX Arendra Wahyudi SiK diruang kerjanya, Rabu, 29/4.
Kapolres Juga mengatakan bahwa polisi mempersilahkan melakukan aksi dihari mayday nanti namun tidak perlu ada anarkis,” tegasnya.
Kapolres Klungkung juga mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 402 personilnya serta dibantu Instansi terkait seperti TNI dan Sat Pol PP, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam peringatan hari buruh sedunia yang sering disebut dengan Mayday. (red/Polri)
