-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita 1

Ziarah ke Makam Anak, Ketua DPRD Cimahi Wahyu Widyatmoko Beri Bantuan Mesin Rumput untuk Penjaga Makam

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22.25 WIB Last Updated 2026-10-16T15:25:05Z


CIMAHI, LAWU POST.COM– Momen haru mewarnai ziarah Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, ke makam anaknya di wilayah Kelurahan Leuwigajah. Di tengah doa yang dipanjatkan untuk sang buah hati, Wahyu juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan berupa mesin pemotong rumput kepada para penjaga makam.


Ziarah tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan ungkapan kasih sayang dan doa seorang ayah kepada anaknya yang telah berpulang. Di balik kesibukannya menjalankan tugas sebagai pimpinan legislatif, Wahyu tetap menyempatkan diri untuk berziarah dan mendoakan sang anak agar mendapat ketenangan di alam sana.


Namun, kunjungan itu juga membawa pesan kepedulian sosial. Pada kesempatan tersebut, Wahyu menyerahkan bantuan mesin pemotong rumput kepada petugas makam yang selama ini bekerja menjaga kebersihan dan kerapian area pemakaman di Kelurahan Leuwigajah.


Wahyu mengatakan, ziarah tersebut menjadi momen untuk mendoakan anaknya sekaligus berbagi manfaat bagi orang-orang yang setiap hari bertugas merawat lingkungan pemakaman. 


“Hari ini saya ziarah ke makam anak saya, mendoakan anak saya agar tenang di alam sana. Sekalian saya berikan mesin rumput ini untuk bapak-bapak penjaga makam agar pekerjaan memotong rumput jadi lebih ringan dan makam tetap bersih,” ujarnya.


Menurut Wahyu, pekerjaan penjaga makam memiliki peran penting yang kerap luput dari perhatian. Mereka harus menjaga kebersihan area pemakaman dalam berbagai kondisi, termasuk saat cuaca panas, agar lingkungan tetap tertata dan nyaman bagi masyarakat yang datang berziarah.


“Petugas makam ini kerjanya luar biasa, panas-panasan menjaga kebersihan makam. Dengan mesin rumput ini semoga bisa membantu dan mempercepat pekerjaan mereka, jadi peziarah juga nyaman saat datang,” kata Wahyu.



Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang pekerjaan para penjaga makam. Baginya, menjaga kebersihan tempat peristirahatan terakhir merupakan bentuk penghormatan kepada mereka yang telah meninggal dunia sekaligus memberikan kenyamanan bagi keluarga dan masyarakat yang berziarah.


"Lebih dari sekadar bantuan peralatan, Wahyu berharap pemberian mesin pemotong rumput tersebut menjadi amal jariyah bagi anaknya. Melalui doa, kepedulian, dan aksi nyata itu, ia ingin menghadirkan manfaat bagi sesama, sekaligus mengingatkan bahwa perhatian terhadap para penjaga makam dan kebersihan lingkungan pemakaman merupakan tanggung jawab bersama," tutup Wahyu. (**)