Selamat Datang Di Website Lawupost.com (Menyatukan Inspirasi Dan Motivasi) Penyuluh KB Mendapat Wawasan Kebangsaan | Lawu Post

Penyuluh KB Mendapat Wawasan Kebangsaan

Selasa, 01 September 20150 comments

Ciamis (LawuPost) Pengertian Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu Wawasan dan Kebangsaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) dinyatakan bahwa secara etimologis istilah wawasan berarti hasil mewawas, tinjauan, pandangan dan dapat juga berarti konsepsi cara pandang. Wawasan Kebangsaan sangat identik dengan Wawasan Nusantara yaitu cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan (Suhady dan Sinaga, 2006).

Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri. Sedangkan kebangsaan mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa, perihal bangsa; mengenai (yang bertalian dengan) bangsa, kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara.

Dengan demikian wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prof. Muladi, Gubernur Lemhannas RI, meyampaikan bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ciamis, Abing Rubiana Marcusi, SIP sewaktu memberikan pembekalan kepada 145 orang penyuluh Keluarga Berencana se-Kabupaten Ciamis yang terdiri dari 31 orang PKB/PLKB, dan 114 orang TPD, di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis beberapa waktu lalu. Menurut Abing, wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosialbudaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tata berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional. Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.

Wawasan kebangsaan, tegas Abing, mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan, wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan, wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik, dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia, NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju.

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP)Kabupaten Ciamis, Drs. H Dondon Rudiana, M.Si mengapresiasi kegiatan yang digagas Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) cabang Kabupaten Ciamis yang menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pembangunan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan bagi penyuluh KB se-Kabupaten Ciamis tahun 2015.

H Dondon berpesan kepada para penyuluh KB agar menyerap materi yang diberikan baik seputar wawasan kebangsaan maupun maupun pembinaan yang disampaikan dari para pemateri dalam rangka meningkatkan kinerja program KBPP di Kabupaten Ciamis. Hal senada diutarakan Ketua Penyelenggara Kegiatan yang merupakan Ketua IPeKB Kabupaten Ciamis, A Nopian Hendriana, SST.

Menurut Nopian, tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pembinaan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga bagi penyuluh KB dalam rangka memberikan pemahaman yang baik kepada para penyuluh Keluarga Berencana mengenai wawasan kebangsaan serta memperkuat peranan petugas lapangan keluarga berencana PKB/PLKB dan TPD dalam Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKBPK).

Para penyuluh KB dalam kegaiatan ini, kata Nopian, selain mendapat pembekalan seputar wawasan kebangsaan dari Kepala Kesbangpol Kabupaten Ciamis, para penyuluh KB juga mendapatkan pembinaan seputar pendayagunaan hasil pendataan keluarga 2015 sebagai data basis pembuatan program KKBPK di tingkat Desa dari bidang APDP. Penguatan peran kelompok ketahanan keluarga (BKB, BKR, BKL, PIK-R, UPPKS) dalam menunjang program KKBPK dari bidang KBKS, sinergitas program Pemberdayaan Perempuan dengan program KKBPK di tingkat lini lapangan dari bidang Pemberdayaan Perempuan serta akreditasi (kredit point) khusus untuk PKB/PLKB (Fungsional) dari Kesekretariatan BKBPP. (mamay/dian)
Share this article :

Posting Komentar

NUSANTARA BERSATU

EDISI TABLOID CERDAS

EDISI TABLOID CERDAS
 
Support : Creating Website | Lawupost | Lawupost Template
Copyright © 2011. Lawu Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Lawupost Template
Proudly powered by Lawupost